-->

Resep Olahan Cimpedak/Mandai Betanak Khas Kalimantan Selatan

        Mandai adalah salah satu kuliner khas dari Kalimantan. Dan sangat populer terutama di antara komunitas Banjar. Dilakukan dengan hasil fermentasi atau orang-orang Banjar sering menyebutnya dengan "dijaruk" pada istilah yang dibumbui secara umum terbuat dari kulit buah cempedak atau tarap buah (khas Kalimantan) yang telah dikupas dari kulit luar (yang hanya diambil kulit di dalamnya), maka direndam dalam toples yang diisi dengan air rebus dan diberi garam dengan dosis tertentu kemudian diabaikan beberapa hari, khususnya mandai tarap, hanya dapat menggunakan tarap muda dan harus direbus terlebih dahulu sebelum disembuhkan, tetapi karena kedua jenis buah hanya berbuah sekali Setahun, di musim hujan mulai November hingga Maret dan cukup sulit ditemukan di bulan-bulan lain bahkan jika pasti ada harganya cukup mahal, maka komunitas Banjar sering membuat kulit nangka dari bahan alternatif untuk membuat mandai. Karena selain masih satu keluarga dengan cempedak, nangka juga tidak tahu musim jadi sangat mudah ditemukan kapan saja dan di mana saja.

Foto mandai betanak siap disajikan.


        Jadi bagi mereka yang mendambakan Mandai/Cempedak ketika tidak di musim ini atau bagi Anda yang tinggal di luar pulau Kalimantan dan sulit untuk menemukan buah Cempedak tetapi penasaran untuk mencicipi rasa yang lezat, Kemudian kulit nangka bisa menjadi pilihan sebagai pengganti mandai/cimpedak, berbicara dengan baik tentang rasa, 3 jenis mandai good maverdak, tarap, atau nangka memang memiliki rasa yang berbeda, itu wajar karena buahnya berbeda darinya, tetapi ketiganya masih memiliki dasar Rasa seperti mandai, yaitu asam asam gurih, untuk para pecinta Mandai tentu saja itu bukan masalah bahkan ada juga mandai buatan nangka muda kemudian direndam dalam air cuka sehingga rasa asam bukan dari fermentasi tetapi asam cuka , Sekarang bisa dibilang jenis rekayasa, Eeeits tetapi jangan salah paham, jenis Mandai ini masih aman dimakan.

Foto mandai yang dijaruk (dipermentasi).

        Mandai umumnya digoreng segera setelah diberi rempah-rempah bawang merah dan putih dan irisan cabai putih, mungkin banyak artikel yang telah meninjau resep olahan Mandai ini, kali ini saya akan membagikan resep olahan Mandai dengan cara yang berbeda, Mandai Batanak Atau Mandai yang dimasak dengan santan biasanya dicampur dengan anakan ikan kecil atau Papuyu (Betok).

Bahan Mandai Betanak :

~ 1 lembar kulit mandai

~ 1 mangkuk santan cair

~ 5 buah cabai

~ 1 mangkuk anak-anak sepat/gabus/papuyu juga bisa menjadi jenis ikan air tawar lainnya

~ 2 tomat

Bumbu:

~ 1 siung bawang putih

~ 2 siung Bawang Merah

~ Garam.

~ Membumbui/penyedap rasa jika perlu

Langkah-langkah memasak:

1. Potong modai kecil, tomat dan cabai

2. Bawang merah yang diiris halus dan bawang putih juga

3. Rebus santan di wajan panci

4. Masukkan semua bahan dan rempah-rempah secara simultan/bersamaan kecuali ikan

5. Memberikan garam dan rasa yang cukup jika Anda mau

6. Tunggu hingga susu kelapa mendidih kemudian memasukkanlah ikan yang telah dibersihkan                    terlebihdahulu.

7. Tunggu sampai ikan dimasak, lalu angkat dan sajikan

        Biasanya Mandai Batanak menambahkan nikmat jika disajikan disertai dengan Cocolan dari irisan buah Ramania (Gandaria), mangga muda, atau jus jeruk nipis, kemudian dijamin membuat air liur Anda menetes bahkan saat menuliskan artikel ini beberapa kali saya harus menelannya. Bayangkan kenikmatan kuliner khas Kalimantan. itulah Resep Olahan Cimpedak/Mandai Betanak Khas Kalimantan Selatan, yah, apakah Anda ingin juga untuk membuatnya ? Silakan mencoba dirumah.

0 Response to "Resep Olahan Cimpedak/Mandai Betanak Khas Kalimantan Selatan"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel